Journal
Determinan Gangguan Kesehatan Pengguna Air Sungai Ciujung Kabupaten Serang
Beberapa sungai di Banten berstatus tercemar. Sungai Ciujung yang mengalir di wilayah Desa Cibodas Kecamatan
Tanara Kabupaten Serang digunakan masyarakat disekitar daerah aliran sungai untuk kebutuhan sehari-hari seperti
mandi, cuci dan kakus menyebabkan gangguan kesehatan yang diduga akibat air sungai yang tercemar. Tujuan
penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara tingkat pendidikan, pengetahuan, sikap, lama terpapar dan
frekuensi kontak dengan gangguan kesehatan pengguna air Sungai Ciujung di Desa Cibodas Kecamatan Tanara
Kabupaten Serang tahun 2014. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain studi cross sectional.
Populasi penelitian adalah seluruh kepala keluarga yang menggunakan air sungai Ciujung untuk kebutuhan sehari-hari
sebanyak 615 kepala keluarga. Sampel sebanyak 76 kepala keluarga diambil menggunakan teknik simple random
sampling. Data diperoleh dengan wawancara menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisis data
menggunakan uji Chi-square pada tingkat kepercayaan α = 5%. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara
tingkat pendidikan, pengetahuan, lama terpapar dan frekuensi kontak dengan gangguan kesehatan (p=0,000) dan
tidak ada hubungan antara sikap dengan gangguan kesehatan (0,500). Petugas pelayanan kesehatan sebaiknya
meningkatkan penyuluhan baik bersifat kelompok maupun perorangan mengenai gangguan kesehatan akibat
penggunaan air sungai sehingga timbul kesadaran masyarakat untuk secara swadaya dalam penyediaan sarana air
bersih.
No copy data
No other version available